KABUPATEN CIREBON (CU) – Polresta Cirebon Jawa Barat, menyiapkan cara bertindak dengan memutar balikan kendaraan pemudik di 9 titik jalur tol dan jalur arteri, personil penuh diterjunkan selama 24 jam mendeteksi dan menghalau kendaraan pemudik.

Dalam persiapan skema penyekatan larangan mudik lebaran di Gerbang Tol (GT) Palimanan Cipali, wilayah kerja Polresta Cirebon ditinjau langsung oleh Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Istiono, MH.

Istiono didampingi Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Eddy Djunaedi, dan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K, M.Si, serta lainnya, menyaksikan simulasi penyekatan yang berlangsung di GT Palimanan Tol Cipali.

Penyekatan ini berlaku shifting (bergantian), di setiap pos-pos penyekatan sudah sangat siap.

“Operasi ini dilakukan karena mudik lebaran 2021 ditiadakan, Ada 8 pos penyekatan di jalan arteri dan 1 pos di jalur tikus. Operasi ini berlangsung dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021, operasi ini termasuk kemanusiaan, untuk itu diintruksikan memutar arah,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K, M.Si, menjelaskan dalam rangka mengantisipasi larangan mudik lebaran 2021.

“Bertugas selama 24 jam di sembilan titik pos penyekatan, ketika ada indikasi kita lakukan tindakan untuk memutar balik kendaraan ke daerah asal,” ujarnya.

Dalam Sifthing ini, melibatkan sebanyak 900 personil, baik dari Polresta, TNI, Satpol PP dan Dinas Kesehatan. disetiap pos penjagaan dijaga 10 orang perdelapan jam.

(al / jhon)