KABUPATEN INDRAMAYU (CU) – Memasuki bulan ramadhan, sejumlah masjid dan mushola di Kabupaten Indramayu mulai melakukan sholat sunah tarawih berjamaah. Namun ada yang unik dan berbeda, sholat tarawih digelar secara kilat, jamaah hanya memerlukan 6 menit untuk menjalankan 23 rokaat sholat tarawih.

Pemandangan itu bisa dijumpai di Pondok Pesantren Al-Quraniyah, di Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu setiap tahunnya.

Pengasuh Ponpes Al-Quraniyah, Azun Mauzun mengatakan, Salat Tarawih tahun ini tetap akan dikilatkan, yakni 23 rakaat hany berdurasi 6 menit saja.

Hal ini dikarenakan masih melandanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

“Tarawih kilat kembali diadakan, karena itu suatu tradisi, lalu kita meminimalisir orang yang tidak tarawih,” ujar pengasuh Ponpes Al-Quraniyah, Azun Mauzun melalui Senin (12/4/2021).

Azun Mauzun mengatakan, tujuan tarawih kilat ini rutin dilaksanakan setiap bulan Suci Ramadan demi merangkul anak muda.

Menurutnya, banyak anak muda zaman sekarang ini lebih memilih nongkrong sembari bermain gitar atau konvoi motor-motoran ketimbang berangkat Salat Tarawih ke masjid.

Para anak muda itu meminta, kalau pelaksanaan tidak cepat, mereka tidak mau Salat Tarawih.

“Intinya tetap masih dilaksanakan tarawih kilat, dengan alasan mengakomodir anak muda yang tidak tarawih, kalau bukan kita siapa yang mau merangkul,” ujar dia.

Dalam hal ini, Pengurus Pondok Pesantren Al-Quraniyah pun masih menunggu hasil dari sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1442 Hijriah yang akan digelar Kementerian Agama pada Senin (12/4/2021) sore ini. “Kalau 1 Ramadan jatuh besok, malam ini kita laksanakan,” ujar dia.

(jhon / ali s)