CIREBON (CU)-Memasuki hari kedua pencarian terhadap korban hanyut terseret arus sungai
Cipugur Pamengkang Mundu Kabupaten Cirebon Jawa Barat, petugas dari Basarnas dan relawan, menyisir dari lokasi pertama kali hanyut hingga bagian muara sungai, Jumat (2/4/2021).

Hingga pukul 11.00 Wib, petugas belum menemukan tanda tanda korban berada. Meski perahu karet diturunkan dan banyaknya relawan yang diterjunkan, namun hingga saat ini korban bernama Sobari (41) masih belum diketahui keberadaanya.

Pencarian dimulai dati kawasan persimpangan sungai Banjarwangunan, jembatan Lobunta hingga muara sungai Kalijaga Krematorium, petugas dibagi dalam berbagai titik.

Peristiwa yang terjadi Rabu malam saat hujan deras tersebut bermula, kendaraan roda empat dengan nomor polisi E 8345 YW dikendarai oleh Mahmud, usai mengantar barang di sekitar komplek perumahan grand metro pamengkang.

Saat bersamaan hujan deras membuat genangan banjir di jalalan hingga arus air deras, kendaraan tersebut kemudian menerobos arus hingga akhirnya terseret dan hanyut ke dalam sungai Cipugur. Padahal sebelumnya warga sudah memperingatkan, agar tidak nekad melintas.

Unsur SAR yang terlibat pencarian, Basarnas Pos SAR Cirebon Kansar Bandung, Koramil Asjap, Polsek Mundu, Polairud, BPBD Kota Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, FKP3D Kota Cirebon, FKP3D Kab.Cirebo, IEA Wil.Cirebon, HRC, LAC
, BTB Kab.Cirebon, SAR MTA, ORARI Lokal Cirebon, RAPI Kota Cirebon, Relawan POTSAR Cirebon, Warga Relawan Setempat.