KOTA CIREBON (CU)- Penerima vaksin sinovac dibolehkan mendonorkan darahnya setelah dua minggu. Masyarakat diminta untuk tidak khawatir soal efek samping yang ditimbulkan oleh penerima donor darah atau resifien.

Hal ini dijelaskan Ketua PMI Kota Cirebon, Edial Sanif. Dia menganjurkan penerima vaksin tidak ragu mendonorkan darahnya, untuk membantu persediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Cirebon.

“Setelah dua minggu terbentuk antibodi dia boleh mendonorkan darah, syaratnya normatif saja, vaksin itu membentuk antibodi justru lebih bagus,” jealsnya.

Sementara itu, Administrasi Pencarian, Pelestarian, Donor Darah Sukarela (P2D2S), Niken Dewi Setyaningtyas, mengatakan selama ini belum ada penerima donor darah atau resifien.

“Alhamdulillah sejauh ini belum menemukan kasus seperti itu, karena ada sesi wawancara, bahkan mereka nanya sebelum mendonorkan darahnya, dan kita sarankan untuk menunggu selama dua minggu setelah vaksin baru bisa mendonorkan darahnya,” ujarnya.

Untuk itu, Ketua PMI Kota Cirebon mengajak masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darahnya setelah menerima vaksin sinovac.

(al / jhon)