KOTA CIREBON (CU)- Pemerintah pusat melalui Pmerintah daerah, mulai melakukan pendataan dan pembukaan pendaftaran terhadap pelaku usaha UMKM terdampak Covid-19 yang berhak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Bantuan ini diturunkan dari Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) bagi para pelaku UMKM yang terdampak wabah Covid-19 sebagai pemulihan ekonomi nasional.

Kabid Koperasi dan UKM DPKUKM Kota Cirebon, Saefudin Jupri mengatakan, pendaftaran BPUM atau BLT bagi UMKM mulai dibuka Hari Rabu (14/4), hingga (28/4). Pihaknya meminta, para pelaku UMKM yang akan mengusulkan untuk menerima bantuan untuk memperhatikan betul persyaratan yang ditetapkan.

Syarat yang perlu dilengkapi, yaitu Fotokopi E-KTP, fotokopi KK, fotokopi surat keterangan usaha terbaru dari kelurahan, foto diri dengan produk bagi UMKM, dan foto diri dengan tempat usaha bagi PKL

“Kita mempertahankan dengan adanya bantuan dari daerah dan pusat dimanfaatkan untuk permodalan, kalau tidak dibantu akan terpuruk para pelaku UMKM,” ujarnya.

Bantuan ini diberikan pada pelaku usaha mikro yang belum bankable atau belum tersentuh kredit perbankan. Totalnya ada sebanyak 12,8 juta pelaku usaha mikro yang akan diberi BLT UMKM 2021 dengan total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 15,36 triliun.

“Alhamdulillah pemerintah pusat dan daerah menggelontorkan sejumlah dana untuk permodalan, kemarin Rp2.4 juta sekarang Rp1.2 juta sistemnya pakai online link kementrian,” jelasnya.

Cara mendaftar UMKM untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) memang ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan, yaitu secara online dengan cara mendaftarkan diri melalui formulir online melalui link http://bit.ly/BPUMCirkot2021 dan offline.

Jadwal pendaftaran secara online dan offline ini telah ditentukan waktunya, yaitu secara online mulai pukul 13.00-07.00 WIB, dan secara offline mulai pukul 07.00-13.00 WIB.

Penyerahan persyaratan diserahkan sehari setelah melakukan pendaftaran online sesuai jadwal. Pada tahun lalu, menurutnya, terdapat 24.504 pelaku UMKM yang mendaftar, namun hanya sekitar 10.000 yang lolos.

“Nanti di DPKUKM Kota Cirebon ada Pokja BPUM UMKM. Tugasnya adalah mengusulkan dan melakukan administrasi dokumen pendukung para calon UMKM penerima bantuan,” ucapnya.

Mekanisme bantuan ini sendiri disalurkan melalui bank, kemudian pihak UMKM yang menerima bantuan akan langsung mencairkan di bank tersebut.

(al / jhon)