KOTA CIREBON (CU) — Forum Pedagang Kaki Lima (FPKL) di Shelter Masjid Raya Attaqwa tidak keberatan adanya bangunan Shelter UMKM didalam Alun-alun Kejaksan yang baru -baru ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Hal ini disampaikan Ketua FPKL Shelter di Masjid Raya Attaqwa, Joko Santoso, menurutnya selagi barang yang dijual tidak memiliki kemiripan, ia dan 50 PKL lain menerima adanya bangunan Shelter UMKM.

“Kemarin sudah ada koordinasi, bahwa Shelter UMKM nantinya di isi sama penjual cindera mata, topeng, dan oleh-oleh Cirebon, saya dan kawan yang lain tidak masalah, asalkan barang yang dijual tidak sama,” jelasnya.

Sementara itu, ditemui ditempat berbeda, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi-UKM (PKUKM) Kota Cirebon, Maharani Dewi, mengatakan, Shelter Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Alun-alun Kejaksan banyak diminati oleh pelaku UMKM di Kota Cirebon. Meski demikian, ia tidak begitu saja memberikan izin berdagang.

Ada beberapa syarat administrasi yang harus dipenuhi oleh para pelaku UMKM untuk menempati Shelter tersebut. Antara lain, harus memiliki Nomer Induk Berusaha (NIB) Atau mengantongi Surat Keterangan Usaha (SKU).

“Yang daftar sudah banyak, tapi kami lebih selektif lagi, tidak asal menempati, ada administrasi yang menjadi syarat penempatan shelter itu, setidaknya harus memiliki Nomer Induk Berusaha (NIB) Atau Surat Keterangan Usaha (SKU). Kalau yang tidak punya itu, tidak bisa daftar. Pelaku UMKM yang daftar harus jadi binaan kita dinas UMKM,” ujarnya.

Walaupun sudah ratusan yang mendaftar, Bangunan Shelter UMKM ini hanya mampu menampung 50 pelaku UMKM. Masih dikatakannya, ia merasa terbantu dengan dibangunnya Shelter UMKM sebab bisa membantu pendapatan para anggotanya.

“Fungsi shelter PKL akan tetap berjalan, meski nanti shelter UMKM sudah berjalan kita akan mengamankan semuanya, agar keduanya dapat berjalan semua fungsinya, Kami minta juga, agar kios yang ada di bangunan alun-alun jualannya tidak sama dengan yang di shelter ini. Yang disana biarlah berjualan kerajinan UMKM, PKL disini jualan makanan dan minuman”ujar dia.

(al / jhon)