KOTA CIREBON (CU)— Rencana Penataan Kampung Arab dan Pecinan di Kawasan Panjunan, Kota Cirebon akan kembali dilanjutkan ditahun ini.

Sebelumnya, rencana penataan wisata pada kawasan tersebut sempat tertunda karena dananya terkena revofusing, padahal Pemkot Cirebon telah menyiapkan Detail Engineering Desain (DED)nya.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon Agus Suherman.

“Karena terkena refocusing pada tahun 2020 kemarin, rencana penataan diurungkan,” jelasnya.

Dijelaskan Agus, penataan kampung wisata Arab dan Pecinan ini anggarannya bersumber dari APBD Provinsi Jabar. Tahun ini, lanjut Agus, Pemprov Jabar meminta kampung wisata Arab dan Pecinan diajukan kembali.

“Sehingga kampung wisata tersebut bisa terealisasi secepatnya,”ujar Agus

Kampung wisata Arab dan Pecinan ini, kedepannya akan menjadi penyokong wisata kota tua, lokasinya pun berdekatan dengan Gedung British American Tobacco atau dikenal dengan BAT.

Bukan hanya itu, saja DED yang ditawarkan kepada Pemprov, untuk penataan kampung wisata ini, jelas Agus, kedua nya sebagai kampung wisata berbasis budaya dan sejarah serta kulinernya pun tak tertinggal.

“Di kawasan ini kan ada Masjid Merah Panjunan yang bersejarah, ada juga gerabahnya meski sudah tidak berjaya seperti dulu. Intinya di Panjunan itu banyak bangunan ikonik yang berkarakter, mudah-mudahan ini nantinya bisa menjadi magnet bagi wisatawan,” tuturnya.

Kepala Bidang Pariwisata Wandi Sofyan menambahkan, Selain kampung wisata Arab dan Pecinan di Panjunan yang terkena refocusing pada tahun kemarin, penataan penataan kampung wisata religi di Benda Kerep dan penataan kampung seni di Kanoman Barata pun ikut terkendala.

“Semua anggaran penataan kampung wisata ini dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami Pemkot Cirebon hanya menyiapkan DED nya saja,”kata Wandi.

Wandi, berharap, pada tahun ini, di Pemprov Jabar sendiri tidak ada kembali refocusing untuk penataan kampung wisata di Kota Cirebon.

Kalau terkait anggaran dan pelaksanaan kegiatannya bersumber dari APBD Provinsi,”kata Wandi.

“Kami juga belum tahu apakah tahun ini provinsi menganggarkan atau terkena Refocusing Anggaran juga, harapannya enggak yah,” Tandasnya.

(al / jhon)