KOTA CIREBON (CU)- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon kehabisan stok kantong seluruh golongan darah. Melalui akun instagram @pmikotacirebon mengumumkan kedaruratan “Urgent Stok Darah Kosong”.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat, Bagian Administrasi Pencarian, Pelestarian, Donor Darah Sukarela (P2D2S), Niken Dewi Setyaningtyas, mengiyakan informasi tersebut.

“Jumlah donasi ketika ramadhan memang berkurang, kita arahkan untuk mendonorkan darahnya dimalam hari,” jelasnya.

Masih dikatakan Niken, permintaan darah paling banyak dicari adalah golongan darah O, dan yang membutuhkan darah selain pasien operasi yaitu untuk pasien cuci darah, dan talasemia yang memiliki jadwal tetap.

“Kadang untuk cuci darah harus mengecek HBnya, kalo HB nya aman mereka tidak transfusi tapi kalo ga aman ya harus menerima transfusi,” ujarnya.

Upaya dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Cirebon untuk menstabilkan stok darah, menurut Niken, masih memberlakukan donor pengganti. Tapi, waktu pengambilannya lebih longgar dan fleksibel.

“kita masih bergantung kepada donor pengganti, memberikan kelonggaran untuk mendonorkan darahnya,” ucapnya.

Niken juga menyarankan untuk pendonor agar tetap fokus menjalankan ibadah puasa, dengan mendonorkan darah sebelum jam 08:00 wib atau setelah berbuka puasa.

“Karena ada kegiatan atau aktivitas, jadi ngandalin energi. Ada yang pernah donor di siang hari saat puasa, tapi hasilnya gagal karena kondisinya tidak fit belum ful 350 CC otomatis darahnya kurang. Akhirnya dia malah pusing, jadi kita saranin untuk dibatalkan atau mendonorkan darah sebelum jam 8 pagi atau setelah buka puasa,” pungkasnya.

(al / jhon)