KOTA CIREBON (CU) — Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon menggelar salat sunah Gerhana Bulan, yang diikuti sebanyak 1500 jamaah, termasuk Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi yang juga hadir dalam pelaksanaan salat ini.

Sebelumnya, dikatakan Ketua At-Taqwa Center, Ahmad Yani sudah dilakukan sosialisasi soal pelaksanaan salat sunah Gerhana Bulan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Menggelar salat gerhana bulan selepas magrib, jamaah diperkirakan 1500 orang, animo masyarakat sangat antusias meskipun baru 3 hari di sosialisasikan,” ujarnya.

Antusias masyarakat dijelaskan Ahmad, sebab kerinduan setelah ramadan terlebih adanya pandemi yang belum selesai, sebagai tanda kebesaran Allah SWT

“Gerhana ini filososfinya adalah untuk menyakinkan kepada hamba Allah bahwa manusia ini lemah dan Allah maha besar, karena tidak ada yang bisa menyamai kehendak Allah seperti sekarang ini,” jelasnya.

Masih dikatakan ketua pengurus At-Taqwa itu, saat gerhana bulan berlangsung bisa menjadi pertanda gesekan-gesekan di lempengan bumi, maka ia mengingatkan seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk tetap mengingat kebesaran Allah SWT.

Sementara itu, Dalam sambutannya, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi menyampaikan, menjalani aktifitas sehari-hari yang paling penting adalah nikmat sehat, sehingga dapat melaksanakan Salat Fardhu berjamaah dilanjutkan Salat Sunnah Gerhana, seperti yang dilakukan hari ini.

“Ini sebuah nikmat yang diberikan Allah, dan tanda kebesaran Allah, juga disunnahkan untuk melaksanakan salat sunah Gerhana sebagai bagian ikhtiar supaya Allah memberikan kemudahan untuk kita, agar segera diangkat pandemi ini, sebab Kota Cirebon dalam zona resiko tinggi,” tandasnya

Ia berharap, dengan kebijakan yang diberikan pemerintah, tidak mengganggu kegiatan sosial dan kegiatan lain agar tetap berjalan, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Editor : Jhon