KABUPATEN CIREBON (CU)– Setiap Momentum syawalan atau grebek syawal yang di gelar pihak keraton kanoman cirebon banyak peziarah yang mendatangi makam Syekh Syarif Hidayatullah bergelar Sunan Gunung Jati di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.Guna menyempatkan waktu untuk berziarah

Sebelum memasuki area makam Sunan Gunung Jati, pengunjung akan menemui banyak pedagang di kanan dan kiri jalan. Mereka menjual bunga, kemenyan, hio, dupa, madat, minyak wangi, tasbih, miniatur kujang dan keris. Tapi kebanyakan peziarah hanya membeli bunga seharga Rp 5.000 sampai Rp 10 ribu dari para pedagang itu.

Solikin (52 tahun), salah seorang pedagang bunga menuturkan, di bulan-bulan tertentu area makam sudah seperti pasar, orang berdesak-desakan silih berganti berziarah di makam wali ini

“Wah pokoknya sudah seperti pasar di sini itu, ramai orang-orang, kalau lagi ramai syawalan enggak bakal bisa ngobrol seperti ini kita,setengah hari hasil berjualan bisa dapat Rp 500 ribu, kata Solikin saat ditemui cirebonupdate.com kamis (20/5).

Bahkan kalau peziarah sedang ramai, Solikin dan pedagang lainnya bisa mendapat keuntungan sebesar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Menurutnya bisa juga mendapat keuntungan Rp 3 juta sampai Rp 4juta kalau ada orang yang memborong barang-barang dagangan.

Dia menceritakan, kalau para peziarah paling belanja Rp 5.000 sampai Rp 30 ribu saja. Tapi kalau embah (paranormal) yang belanja, bisa sampai Rp 1 juta atau Rp 3 juta. Biasanya paranormal memborong barang dagangan untuk pasien mereka.

Solikin menuturkan, para peziarah setiap hari ramai, paling ramai Jumat tapi Jumat Keliwon lebih ramai lagi. Dan sekarang momen grebek syawal keraton kanoman lebih rame walau di masi masa pandemi covid 19

“Hari ini banyak peziarah ke makam wali ini, banyak keluarga keraton yang berziarah juga, masyarakat umum yang ziarah juga banyak,” ujarnya.

Ternyata tidak hanya solikin yang kecipratan rezeki dari keberadaan makam wali,
Abdul kholik (49) penjual makanan dan minuman di Jalan jalan raya gunung jati juga kecipratan rezeki. Sebelum memasuki area makam Syekh Syarif Hidayatullah, pengunjung akan melewati Jalan Sunan Gunung Jati, di sana berjejer penjual

“Biasanya kalau sedang ramai yang ziarah, juga ramai orang yang belanja untuk beli minuman dan makanan, keuntungan bersihnya bisa sampai Rp 1juta tapi kalau sedang tidak begitu ramai keuntungannya bisa Rp 500. Ribu,” ujarnya.

Editor : Jhon