KUNINGAN (CU)- Menyatu dengan alam, diantara pepohonan yang menghijau dan berkabut.

Sesaat kemudian semilir angin pegunungan sejuk menyapa setiap wajah lelah siang itu.

Sebulan lalu, sepekan lalu, bahkan sejam yang lalu tak terbayang di salah satu kaki Gunung Ciremai ini ada tempat yang begitu elok. Elok bak lukisan-lukisan alam hingga mungkin mengalahkan pemandangan dalam Film Frozen yang terkenal itu. Tapi, nyatanya di sini nyata … sama sekali bukan ilusi seperti di dongeng-dongeng itu.

Resto atau Taman Wisata Pondok Cai Pinus, sebuah lokasi wisata yang bertengger di kaki Gunung Ciremai. Tepatnya di Palutungan Desa Cisantana Kabupaten Kuningan.

Saking dekatnya dengan ketinggian Gunung Ciremai, tempat wisata yang merupakan pengembangan Curug Landung ini, bisa dikatakan berlokasi di dinding Gunung Ciremai.

Wuiiih…pastinya asiik dong. Yoi..!
Selain hawanya yang sejuk, di tempat ini para pengunjung akan dimanjakan ragam fasilitas dan aneka menu khas tradisional.

Untuk mencapai lokasi Taman Wisata Pondok Cai Pinus, dari Kota Kuningan kendaraan diarahkan menuju Palutungan. Karena hanya sekitar 10 menit saja, kita akan tiba di Desa Cisantana. Dari sini, melaju sedikit dan sesaat kemudian tampak di kejauhan, di atas sana berdiri bangunan unik.

Wah wah waah…! sesampai di lokasi, suasananya cukup ramai. Sementara mata ini berusaha mencari-cari bangunan tadi, dan ternyata ada di sebelah kanan.

Interiornya tampak menyesuaikan dinding pegunungan. Sejumlah anak tangga yang saling bersambung hingga tiba di ruang utama yang berada di ketinggian.

Kekaguman makin terasa, manakala melemparkan pandangan ini ke sebelah utara.

Wuiiiih..! sejauh mata memandang tampak hamparan alam, pepohonan, jalanan mengular, pedesaan, perkotaan dan berakhir di batas cakrawala Laut Jawa berselimut samar.

Di dalam, para pengunjung bisa selfi dan berfoto ria di banyak spot menarik yang disediakan pengelola.

Termasuk di anjungan kapal yang tampak begitu unik menyatu dengan bangunan resto.

Sementara di sekelilingnya, pepohonan hijau menjulang tinggi ada di semua penjuru mata angin.

Pucuk-pucuk daunnya begitu akrab dengan para pengunjung. Mungkin karena sejajar sama-sama berada di ketinggian.

Owner Resto Taman Pondok Cai Pinus, Gugun Rudi Guntara, mengungkapkan, pengunjung bisa mengeksplor semua fasilitas di dalam.

“Mereka hanya dikenakan tiket Rp 25 ribu/orang pada hari libur dan weekend. Kalau hari biasa tiket lebih murah dan bisa ditukar dengan menu tertentu,” paparnya.

Ia menyebutkan, Pondok Cai Pinus memang didesain sedemikian rupa, mengambil konsep wisata alam terbuka dan disediakan banyak spot foto.

Buka setiap hari mulai Pukul 10.00 Wib hingga Pukul 20.00 Wib.

Di sela-sela bercengkrama menikmati alam, para pengunjung bisa memilih aneka makanan dan minuman yang disediakan.

“Bahkan salah satu menu khas tradisional yakni nasi liwet. Paket nasi ini dilengkapi lauk pauk dan bisa disantap untuk beberapa orang,” katanya.

Sementara, terkait pengembangan Pondok Cai Pinus, akan terus bertambah. Termasuk perluasan lahan hingga ke lembah di sebelah barat.

“Salah satunya tak lama lagi akan dibangun jembatan kaca transparan melintasi lembah-lembah di bawahnya. Saat ini yang sudah ada, seperti kolam renang, rel kereta mainan dan bangunan vila-vila mungil,” pungkasnya.

Sementara itu, seorang pengunjung, Muhammad Fariz warga asal Kaliwulu Cirebon, mengaku takjub dan kagum. Ia tak menyangka di Kuningan ada tempat wisata keluarga sebagus itu.

” Sambil mengawasi anak-anak bermain, saya dan istri bersantai sambil mencicipi menu di sini. Saya baru kali ini berkunjung, tapi kalau sudah tahu pasti bisa sering mengingat tempatnya cocok dan menarik,” katanya.

Editor : Jhon