INDRAMAYU (CU) – Larangan hajatan yang diberlakukan pemerintah daerah sangat dirasakan oleh para pelaku seni di Kabupaten Indramayu.

Setahun lebih mereka kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Salah satunya yang dialami oleh Rusmanto, Dalang Wayang Kulit Langen Kusuma Putra Indramayu.

Gelar juara yang ia dapat dari setiap festival yang diikutinya, tidak mampu membuat Rusmanto bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Ia pun pada hari ini, bersama ribuan seniman lainnya turun ke jalan untuk berdemo dan berorasi. Mereka menuntut agar hajatan bisa diizinkan oleh pemerintah daerah.

“Berdampak sekali, banyak pagelaran dibatal-batalkan, banyak yang sudah manggung terus dibubarkan,” ujar dia, Jumat (28/5/2021).

Rusmanto mengatakan, untuk bertahan hidup, ia mengaku bahkan harus gali lubang tutup lubang dengan berhutang ke sana ke sini.

Selain itu, Rusmanto bahkan harus menjual sejumlah barang. Salah satunya sepeda motor miliknya untuk kebutuhan makan ketiga anak dan istri.

“Pernah jual motor juga sudah satu, uangnya untuk makan,” ujar dia.

Editor : Jhon