CIREBON (CU)-Untuk anda yang ingin memulai usaha, usaha madu lebah klanceng ini patut dicoba. Selain ada garansi, keuntunganya pun menggiurkan. Madu lebah klanceng merupakan produk dari PT Mahakarya Berkah Madani (MBM), perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangbiakan lebah klanceng.

Direktur PT MBM, Mada Purna Wijaya mengatakan, PT MBM bergerak dalam bidang pengembangbiakan lebah klanceng penghasil madu yang bermitra dengan masyarakat di sejumlah daerah, termasuk di Cirebon.

Menurut Mada, masyarakat umum bisa membeli paket bibit lebah yang sudah disediakan dalam bentuk wadang kandang atau stup.

“Stup ini sudah membentuk koloni yang terdiri dari lebah ratu, lebah pekerja, sel telur, kantong madu, dan siap berkembang biak,” kata Mada seuzai menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah awak media di Kantor Cabang PT MBM, Komplek Sapphire Boulevard, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Sabtu (1/5/2021).

Mada memaparkan, kelebihan ternak lebah klanceng dan keunggulan madu klanceng ini banyak sekali, antara lain perawatannya mudah, tidak repot menyiapkan pakan, tidak menyengat, harga madu lebih mahal, dan penghasil bee pollen dan propolis terbaik. Menurutnya, keunggulan madu klanceng ini sangat kaya akan nutrisi, vitamin, mineral dan berbagai enzim untuk pemulihan stamina dan perbaikan sel organ tubuh.

“Kandungan nutrisi, vitamin mineral dan enzimnya bisa lima kali lipat dibanding madu asal lebah apis (madu tawon),” katanya.

Selain kelebihan dan keunggulannya, manfaat madu klanceng dari bunga matahari sebagai antioksidan kuat yang banyak melawan kerusakan radikal bebas di dalam tubuh.

“Madu ini juga mengurangi kangker, tumor, anti bakteri, antibiotik dan anti peradangan. Bahkan, mampu mengurangi kolestrol LDL dan mencegah hipertensi, membantu memerangi osteoporosis, kram otak, menambah kejantanan bagi pria, hingga meningkatkan kecerdasan pada anak,” paparnya.

Terkait kemitraan, pihaknya telah membuka pengembangbiakan lebah klanceng dan diikuti ribuan mitra di wilayah Cirebon, dengan cara membeli bibit lebah yang sudah disediakan dalam wadah kotak (stup) yang sudah membentuk koloni dan siap berkembang biak.

“Bila stup tersebut sudah memasuki masa panen selama empat bulan, bisa dijual kembali kepada kami, sehingga tidak perlu bersusah-susah menjualnya. Namun pada saat masa panen, mitra panen sendiri berarti mereka putus kemitraan atau bisa melanjutkan jembali kemitraannya,” ujarnya.

Mada menambahkan, potensi keuntungan menjadi mitra lebah klanceng bila sudah masa panen, yaitu satu stup bibit lebah mendapat keuntungan Rp 400 ribu. Ia mengilustrasikan, bila mitra memiliki 100 stup bibit lebah, maka potensi keuntungannya yaitu Rp 400 ribu dikalikan 100 stup, maka keuntungannya Rp 40 juta.

“Untuk satu stup bibit lebah seharga Rp 1,2 juta dengan masa pemeliharaan empat bulan. Setelah empat bulan panen, bisa panen sendiri dan bisa dijual ke kami dengan harga maksimal Rp. 1,6 juta. Maka potensi keuntungan per satu stup sebesar Rp 400 ribuan,” pungkasnya.

(arifin / jhon)