CIREBON (CU)-Kegiatan Jabar Culture and Tourism Festival (Jafest) di Cirebon yang diawali dengan dialog peradaban di dalam kereta api wisata selama perjalanan Jakarta Cirebon, setibanya di cirebon kegiatan kemudian di lanjutkan dengan sarasehan yang berlokasi di Pendopo Kabupaten Cirebon, yang dibuka langsung bupati Cirebon Imron Rosyadi.

Sarasehan yang bertajuk “Meningkatkan Jejaring & Mendekatkan Produk Desa ke Pasar Global untuk Pemulihan Perekonomian Pasca Pandemi”

Sarasehan ini bertujuan untuk mencari solusi guna mengatasi berbagai persoalan dan memaksimalkan UMKM Kabupaten Cirebon di sektor Parekraf. Ikatan alumni beberapa perguruan tinggi prominen di Jawa Barat berkomitmen untuk aktif membantu pemerintah daerah Kabupaten Cirebon guna memajukan sektor Parekraf.

Pramono Anung, Sekretaris Kabinet, menjadi Keynote speaker dalam sarasehan ini yang juga sebagai salah satu putra terbaik daerah asal Cirebon. Kegiatan ini dihadiri secara langsung maupun daring oleh Ketua IKA Universitas Padjadjaran Teh Irawati Hermawan, Ketua IA ITB Gembong Primadjaja, Ketua ILUNI UI Andre Rahadian, Ketua HA IPB Fathan Kamil, dan Ketua IKA Universitas Parahyangan Ivan P. Sandik. Ikatan alumni universitas inilah yang menginisiasi diadakannya Jabar Culture And Tourism Festival (Javest) 2021.

Hadir dalam acara tersebut, MQ Iswara Ketua Penyelenggara Jafest 2021, Bidang Industri dan Paristiwa Prop. Jawa Barat Hj. Lusi Lesminingwati, S.H., M.H., Kadis Pemberdayaan Masyarakat desa Bambang Tirtoyuliono, Kusmana Hartadji Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, Moch. Ferry Afrudin, S.STP Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab. Cirebon, Hartono Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kab. Cirebon, Kurnia Sukma Ketua Forum UMKM Kab. Cirebon, Kusyeryansyah Wasekjen IKA Unpad, Andi Azwan dari IKA Unpad, dan Putri Indonesia Jawa Barat sdri. Jean Anastasia.

Dalam acara tersebut Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi menyampaikan, ada dua masalah besar yang sering dihadapi khususnya oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di sektor parekraf, yakni soal permodalan dan kurangnya pemanfaatan teknologi.
Irawati Hermawan Ketua Umum IKA UNPAD dalam sambutannya menyampaikan bahwa Konektivitas merupakan salah satu aspek terpenting dalam memajukan pariwisata suatu daerah. Daerah akan maju pariwisatanya manakala akses menuju kesana sudah terbuka.

Dalam Dialog Peradaban yang diadakan pagi ini, ketua IKA UNPAD Irawati Hermawan menyatakan bahwa IKA UNPAD akan mengusulkan kepada Pemerintah agar mengupayakan tersedianya infrastruktur menuju destinasi wisata Jawa Barat pada khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya.
Kereta api merupakan salah satu alah konektivitas paling baik karena memuat orang banyak, cepat dan nyaman.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami akan mengusulkan kepada Pemerintah agar segera mereaktivasi jalur kereta yang lama yang sudah ada, yaitu ke arah Pangandaran dan ke arah Jatinangor. Alasannya, Pangandaran merupakan destinasi wisata yang penting di Jawa Barat, sedangkan di Jatinangor terdapat berbagai universitas terkemuka seperti UNPAD, ITB dan lain-lain. Terakhir, Teh Ira juga menyampaikan IKA Unpad siap mendukung pengembangan pariwisata di Cirebon berbasis kekayaan budaya Keraton Cirebon.

Gembong Primadjaja, Ketua IA ITB, menyatakan kesiapan alumni ITB untuk mendukung dan siap bila diminta untuk terlibat dalam pengembangan UMKM, pariwisata, atau ekonomi kreatif. Ivan P. Sandik, Ketua IKA Unpar, juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk dapat berperan aktif dalam pengembangan PAREKRAF di wilayah Cirebon Raya.

Dalam dialog kali ini, bertindak sebagai moderator yaitu Teh Meta dari IKA Unpad dan Kang Jalu Priambodo dari IA ITB. M.Q Iswara sebagai Ketua Penyelenggara Jafest 2021 dan Andi Azwan Ketua IKA Unpad bidang Pariwisata turut hadir dalam acara ini. Di Pendopo Kabupaten Cirebon, dijajakan beragam produk UMKM binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon seperti batik, tas, minuman sehat, dan lain-lain.

Setelah Sarasehan, dilanjutkan dengan acara Temu Wicara dengan Sultan XV Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati Luqman Zulkaedin. Temu Wicara ini bertajuk “’Babad’ perkembangan peradaban di Cirebon, tantangan konektivitas & peluang kerjasama pengembangan parekraf Cirebon” . Andi Azwan bertindak sebagai moderator dalam temu wicara ini. Selain Sultan Sepuh XV, hadir pula narasumber yaitu; M.Q. Iswara, Jalu Priambodo, Kusyeryansyah, dan Puteri Indonesia Jawa Barat Jean Anastasia.
Dalam temu wicara ini diharapkan adanya kerja sama berkesinambungan antara pihak Keraton Kasepuhan dengan ikatan alumni universitas-universitas di Jawa Barat terkait perkembangan UKM maupun pariwisata.

Sultan Sepuh menyambut hangat lawatan ini dan siap untuk bekerja sama una mengembangkan ekonomi rakyat. Disela lawatan ini, diumumkan pula pengumuman pemenang Kompetisi Ulinpiadeuh. Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kembali dan melestarikan permainan tradisional Jawa Barat yang hamper punah yaitu, “perepet jengkol”.

Daftar pemenangnya, adalah Juara 1 Fibri Abelli- Kab. Purbalingga, Juara II Angga Maulana- Cililin, Kab. Bandung Barat, Juara 3 Eni Ruhiyatin- Bumi Rancaekek Kencana, Juara Favorit Donna Restiana-Jl. Setiabudhi, Juara The Most Liked Video Mulyo Setio Budi-Kab. Purbalingga, Juara The Most Viewed Video Rahma Amalia- Kiaracondong. Pengumuman Kompetisi Ulinpiadeuh disaksikan oleh Sultan XV Kasepuhan Cirebon.

Diadakan pula penandatanganan MoU atau Perjanjian Kerja Sama bergabungnya IKA Unpar dengan kepanitiaan Jafest 2021. MoU ini ditanda tangani oleh MQ Iswara dan Ivan P. Sandik.

Lawatan ditutup dengan buka puasa bersama di Keraton. Hidangan yang disajikan adalah sajian khas Cirebon, seperti: nasi jamblang, mie koclok, empal gentong, tahu gejrot, dll. Hidangan ini persembahan istimewa dari dapur Keraton Kasepuhan.
Jafest 2021 adalah kegiatan yang digagas oleh Ketua Umum IKA Unpad Teh Irawati Hermawan dan bekerja sama dengan ILUNI UI, IA ITB, HA IPB dan IKA Unpar yang baru saja bergabung. Rangkaian acara ini dilaksanakan di Bogor, Bandung, Depok, dan Garut. Aacara ini didudukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah-daerah di Jawa Barat.

(jhon)