KOTA CIREBON (CU) — Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengeluarkan data hasil evaluasi risiko kesehatan masyarakat periode 17 sampai 23 Mei 2021.

Dalam data tersebut, dari 27 Kabupaten / Kota di Jawa Barat, kondisi status perdaerah didominasi oleh warna oranye atau beresiko sedang. Namun ada satu daerah yang saat ini berstatus zona merah yakni hanya Kota Cirebon.

Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, tidak mengelak dengan hasil evaluasi tersebut.

“Upaya pengetatan protokol kesehatan, menekankan pada pengusaha dan masyarakat, jangan diumpetin supaya masyarakat ikut waspada,” jelasnya.

Diketahui, beberapa bulan terakhir Kota Cirebon tidak masuk dalam Zona Merah, dan berada di Zona Oranye. kini kembali masuk dan menjadi satu-satunya Daerah Zona Merah di Jawa Barat, Azis kembali menerapkan Testing, Tracking, Treatment dan Isolation.

“Wali Kota Memberikan peringatan keras, Untuk minimarket dan masyarakat untuk tetap menekankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk positivity rates Jawa Barat sebanyak 29,0 persen atau sebanyak 8.083 spesimen positif dalam hal ini masih tinggi dari standar WHO sebesar 5 persen atau 1.374 spesimen positif.

Editor : Jhon