KOTA CIREBON (CU)-Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon Abdullah Syukur secara resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kota Cirebon atas kasus Pengelolaan Sampah.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon melalui Kasi Intelijen Taupik Hidayat mengatakan, Abdullah Syukur ditahan atas kasus pengelolaan sampah. “ Iya benar hari ini kita resmi menahan mantan kepala dinas lingkungan hidup Abdullah Syukur bersama dengan 3 orang lainnya, jadi total tersangka ada 4 orang,” ujar Taupik pada senin (3/5/2021).

Total kerugian negara mencapai 332 juta 384 ribu 176,71 rupiah, penetapan tersangka tanggal 12 Januari 2021 dan dilakukan penahanan hari ini. “Kasus ini terjadi tahun 2018, dan kita tetapkan tersangka tanggal 21 Januari 2021, sekarang sudah dirutan dan sebentar lagi kita akan limpahkan ke pengadilan Tipikor Bandung,” ucapnya.

Tersangka diantaranya Abdullah Syukur, Neno, Syahroni, dan juga Hendri, tersangka dikenakan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-undang No. 31 tahun 1999 jo. Undang-undang no 20 tahun 2001, pasal 55 ayat (1) KUHP.  “Ancaman hukuman pasal 2 mininimal 4 tahun maksimal seumur hidup, pasal 3 minimal 1 tahun maksimal 20 tahun, “ tutur Taupik.

(junior / jhon)