INDRAMAYU (CU) – Ribuan seniman menggelar unjuk rasa di Pendopo Indramayu, Jumat (28/5/2021).

Mereka mendesak agar pemerintah daerah mengizinkan kembali digelarnya hajatan di Kabupaten Indramayu.

Ungkapan kegelisahan para seniman itu pun coba mereka luapkan melalui berbagai poster yang sengaja mereka buat sendiri saat unjuk rasa.

Pantauan di lokasi, ada banyak poster unik yang dibawa oleh para demonstran.

Di antaranya bahkan menyinggung soal bau mulut, seperti ‘SATOAN CORONAE ORA MUNGKIN WANI MAREKI WONG JOGED, BAPA NINA IBU LUCKY, SOALE SING JOGED … COCOTE MAMBU NAGA KABEH’. (Hewan Corona gak mungkin berani ngedeketin orang joged, Bapa Nina Ibu Lucky, karena yang joged mulutnya bau naga semua).

Selain itu, ada pula ungkapan ‘SINGANE WIS PENGEN DI UNCLANG UNCLANG SAMPE NGAMPLEH’ (Singa Depoknya udah pengen di naikin sampai letoy).

Ada pula yang membawa poster rindu dapat saweran dari pagelaran hajatan.

“Kangen Saweran Hajatan,” tulis poster yang dibawa salah satu demonstran perempuan.

Salah seorang seniman, Sidik mengatakan, aksi ini sengaja digelar agar pemerintah daerah segera mencabut kebijakan larangan hajatan di Kabupaten Indramayu.

“Tuntutannya, seniman menuntut kelonggaran untuk bisa aktivitas kembali,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Sidik mengatakan, para seniman pun siap untuk mematuhi protokol kesehatan asalkan hajatan bisa kembali digelar.

Ia juga memberi jaminan, baik seniman maupun tuan hajat siap dibubarkan bilamana komitmen itu tidak mereka indahkan.

“Hasil pertemuan tadi, pemerintah siap mengakomodir dan mengizinkan dan memberikan kelonggaran untuk kami beraktivitas kembali,” ujar dia.

Editor : Jhon