INDRAMAYU (CU) – Bulan April 2021 menjadi bulan sial bagi para pengedar narkoba di Kabupaten Indramayu.

Tidak tanggung-tanggung, dalam sebulan, 10 tersangka langsung diamankan polisi.

Mereka adalah A (20) warga Kecamatan Losarang bersama pemasoknya berinisial U, U (34) warga Kecamatan Kandanghaur, D (21) warga Kecamatan Lelea, D (33) warga Kecamatan Juntinyuat, D (41) warga Kecamatan Cikedung.

Kemudian A (21) warga Kecamatan Losarang, S (37) warga Kecamatan Losarang, A warga Kecamatan Sukagumiwang, dan I (18) warga Kecamatan Lelea.

Kapolres Indramayu, Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang didampingi Kasat Narkoba Polres Indramayu AKP Heri Nurcahyo mengatakan, dari sepuluh pengedar itu satu di antaranya adalah perempuan.

“Tersangka perempuan ini adalah pelayan kafe berinisial A (20) warga Kecamatan Losarang, statusnya perantara dan ditangkap pada saat akan transaksi narkotika jenis sabu pada pembeli,” ujar dia saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Kamis (6/5/2021).

AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, secara keseluruhan, dari tangan para tersangka polisi berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 29,3 gram.

Selain itu, ganja seberat 43,1 gram, sintetis seberat 39 gram, obat keras terbatas (OKT) sebanyak 1.360 butir, dan psikotropika sebanyak 194 butir.

Pada kesempatan itu, AKBP Hafidh S Herlambang menyampaikan, polisi juga berhasil menyita ribuan minuman keras atau miras selama bulan April 2021.

Terdiri dari 3.900 botol miras berbagai merk, 1.300 liter tuak, dan 358 liter ciu.

Semua barang bukti dan tersangka kini diamankan sudah diamankan di Mapolres Indramayu.

“Kalau miras dari awal tahun 2021 yang kita sita sudah ada sekitar 17 ribu botol,” ujar dia.

(ali s / jhon)