INDRAMAYU (CU) – Warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kecamatan Balongan (FMKB) mengancam akan melakukan pergerakan massa besar-besaran pasca-lebaran 2021.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Aksi, Taufiqurrahman setelah melakukan audien dengan PT Pertamina RU VI Balongan soal ganti rugi, Kamis (6/5/2021).

Taufiqurrahman bahkan menyebut, aksi pergerakan massa itu nantinya akan dirasakan pula oleh Jakarta dan daerah lainnya yang menjadi wilayah distribusi energi dari PT Pertamina RU VI Balongan.

“Yang jelas pasca-lebaran, kita akan melakukan gerakan massa yang gerakan massa itu akan berdampak pada Jakarta dan seluruh wilayah yang menjadi penikmat adanya Pertamina Balongan,” ujar dia.

Tidak disampaikan secara detail pergerakan massa yang akan dilakukan warga.

Hanya saja, ancaman itu mereka sampaikan imbas dari tidak adanya titik temu saat melakukan audiensi tadi.

Warga diketahui menuntut agar Pertamina seger membayar ganti rugi dampak ledakan tangki T-301 di areal Kilang Balongan pada Senin (29/3/2021) lalu.

Ada tiga jenis ganti rugi yang dituntut warga, meliputi ganti rugi material, ganti rugi immaterial karena tidak bekerja, dan ganti rugi psikis.

“Yang jelas tuntutan ganti rugi immaterial dan ganti rugi psikis tidak ada solusi dan tidak ada titik temu,” ujar dia.

Seperti diketahui, untuk proses ganti rugi material saat ini masih terus berlangsung. Dengan nominal yang sebelumnya sudah ditentukan oleh Pemda Kabupaten Indramayu berdasarkan surat keputusan Bupati Indramayu.

(ali s / jhon)