KABUPATEN CIREBON (CU) – Minat cabang olahraga Karate di Kabupaten Cirebon terkesan kalah pamor dengan cabang olahraga lainnya seperti tekwondo dan pencak silat, serta cabang olahraga bela diri lainnya.

Untuk itu Pengurus Cabang Federasi Karate Do Indonesia (FORKI) akan melakukan upaya-upaya khusus agar cabang olahraga karate bisa kembali di cintai oleh masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Kedepan kami akan melakukan kerjasama baik Dengan Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, Kodim, Polres dan semua pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Cirebon, untuk bisa bersama-sama membangun kembali cabang olahraga karate di kabupaten Cirebon ini,” ujar Ketua Pengcab FORKI Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai, saat membuka seleksi atlet PORPROV di GOR Rangga Jati, Sumber, Minggu (6/6/2021).

Lebih lanjut Hilmy mengatakan, kerjasama yang dibangun dengan berbagai pihak ini bertujuan untuk bisa kembali membuka kegiatan ekstrakurikuler karate di sekolah-sekolah di setiap jenjang pendidikan.

“Kita bisa melihat berapa banyak sekolah di Kabupaten Cirebon, kalau semua sekolah membuka ekstrakurikuler karate, maka tidak menutup kemungkinan calon-calon atlet akan banyak bermunculan, dan kita tidak bingung untuk melakukan rekrutmen bila ada kejuaraan resmi,” katanya.

Dikatakan Hilmy dalam kepengurusan sekarang ini akan banyak perubahan yang dilakukan salah satunya adalah ke aktifkan perguruan yang ada di bawah FORKI.

“Kalau dilihat pelantikan kemarin dan seleksi hari ini, alhamdulilah semua perguruan yang ada semua bahu membahu untuk mensukseskan, ini adalah modal awal untuk kebangkitan karate di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Bicara soal target prestasi, Hilmy berjanji akan memberikan prestasi maksimal dengan meraih medali pada kejuaraan-kejuaran resmi yang di selenggarakan FORKI baik ditingkat Jawa Barat maupun ditingkat Nasional.

Editor : Jhon