INDRAMAYU (CU) – Keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan perawatan pasien Covid-19 di Kabupaten Indramayu sudah terisi 89,8 persen atau nyaris 90 persen.

Hal tersebut terlihat dari update ketersediaan tempat tidur yang diunggah oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu per Senin (14/6/2021).

Tercatat dari total 226 tempat tidur pasien yang tersedia, sebanyak 203 di antaranya sudah terisi. Tempat tidur itu tersebar di sebanyak 9 rumah sakit.

Dengan rincian, RSUD MA Sentot terisi 20 tempat tidur, RS Pertamina Balongan terisi 20 tempat tidur, RSUD Indramayu terisi 36 tempat tidur, RS Bhayangkara terisi 18 persen.

Selanjutnya, RS Mitra Plumbon Indramayu terisi 27 tempat tidur, RSUD MIS Krangkeng terisi 45 tempat tidur, RS MM terisi 8 tempat tidur, RSA Al Irsyad Haurgeulis terisi 0 tempat tidur, RS Sentra Medika terisi 29 tempat tidur.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, nyaris penuhnya tempat tidur di rumah sakit ini seiring dengan lonjakan kasus yang terjadi di Kabupaten Indramayu.

Pihaknya pun sudah berkirim surat kepada seluruh rumah sakit agar dapat menambah fasilitas tempat tidur 25-30 persen demi menampung para pasien.

“Beberapa rumah sakit sekarang ini sudah ada yang menambah fasilitas tempat tidur,” ujar dia.

Di sisi lain, Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu juga meminta kepada camat dan puskesmas agar dapat memaksimalkan penanganan pasien dengan isolasi mandiri.

Pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan diminta untuk tidak dirujuk ke rumah sakit dan cukup isolasi di rumah masing-masing dengan disertai pendampingan.

“Kita juga meminta agar perawatan dan penanganan pasien saat isolasi mandiri bisa terlayani dengan baik,” ujar dia.

Dalam hal ini, Deden Bonni Koswara tak henti-hentinya agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan dengan baik.

Berdasarkan data update pemantauan Covid-19 sampai dengan 14 Juni 2021, tercatat total kasus sudah menembus angka 9.132 orang.

Rinciannya, 720 orang masih menjalani perawatan, 8.190 orang sembuh, dan 222 orang meninggal dunia.

Editor : Jhon