INDRAMAYU (CU) – Pasca terkonfirmasinya Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu bakal langsung melakukan upaya pelacakan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, dalam hal ini, pihaknya akan menunggu dahulu data soal tanggal berapa Uu Ruzhanul Ulum terkonfirmasi positif Covid-19 dan tanggal berapa ia mulai mengalami gejala.

“Ini kita lagi dicari dahulu kapan positifnya, kita minta dulu beliau positif tanggal berapa dan mulai bergejala tanggal berapa,” ujar dia, Selasa (8/6/2021).

Masih jelaskan Deden Bonni Koswara, orang yang masuk kategori kontak erat adalah oramg yang melakukan kontak dengan pasien 2 hari sebelum munculnya gejala.

Pedoman itu dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Sementara itu, beberapa hari terakhir, diakui Deden Bonni Koswara, Uu Ruzhanul Ulum memang habis melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu pada tanggal 2 Juni 2021 kemarin.

Di Kabupaten Indramayu, Uu Ruzhanul Ulum mengikuti video conference bersama Direktur Jendral Bina Pemerintahan Desa Kemendagri terkait Pelaksanaan Pilkades Serentak di Pendopo Indramayu.

Selain itu, Uu Ruzhanul Ulum juga meninjau langsung lokasi pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS 3 Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Di sisi lain, disampaikan Deden Bonni Koswara, walau baru saja selesai menggelar Pilkades, hingga saat ini belum ditemukan adanya lonjakan kasus.

Rata-rata penambahan kasus di Kabupaten Indramayu per harinya ada sekitar 50 orang.

“Ini masih terkendali, karena jumlahnya tidak sampai ratusan orang,” ucapnya.

Editor : Jhon