KABUPATEN CIREBON (CU) – Nasib naas kembali dialami RJ (40) warga Kecamatan Plumbon ini harus kembali merasakan dinginnya hotel prodeo di Mapolsekta Depok, Polresta Cirebon, Minggu (16/5/2021) silam.

Kembalinya RJ diamankan pihak kepolisian lantaran dirinya berbuat ulah pada saat ada pertunjukan wayang kulit di desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, RJ diketahui memukul FF (34) warga Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, hingga mengalami sobek di bagian pelipis mata bawa.

RJ dan FF sebenarnya tidak saling kenal. Ketika itu, RJ yang usai mabok kemudian nongkrong dengan teman-temannya di hiburan wayang kulit Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Minggu dinihari (16/5) sekitar pukul 00.30 WIB.

Tiba-tiba FF yang mengendarai motor pun lewat di depan tersangka. FF terkesan memainkan gas. Sehingga, darah RJ yang terpengaruh miras itu mendidih. RJ emosi, dan mendatangi FF. Spontan pelaku pun memukul mata pelaku disebelah kiri hingga kaca mata yang digunakan korban pecah dan kaca menancap di pelipis mata bagian bawa. Korban kemudian mengalami luka sobek.

Setelah kejadian itu, korban yang mengalami luka sobek di bawa mata berobat ke Rumah Sakit Mitra Plumbon. Setelah itu, FF langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Depok, untuk melaporkan RJ

Saat ditemui awak media, RJ mengaku pada saat itu dirinya dalam pengaruh minuman keras dan secara spontan langsung memukuli korban dengan menggunakan tangannya.

“Saya sangat menyesal atas perbuatan saya, dan saya juga sebenarnya sudah mendatangi rumah korban untuk meminta maaf dan agar damai saja,” ujar RJ kepada awak media, Selasa (8/6/2021).

Korban yang terlanjur kesal, menurut RJ, lebih memilih untuk melanjutkan kasus ini ke meja hijau.

“Saya menyesal sekali mas. Saya uda upaya minta maaf ke rumah istri korban. Tapi gak mau, pengan lanjut. Ini yang terakhir masuk penjara. Lain kali tidak mau. Udah tua malu,” tambahnya.

Editor : Jhon