KABUPATEN CIREBON (CU) – Kapolresta Cirebon Kombes pol M Syahduddi menyebutkan sejak Januari hingga Juni 2021, Jajaran Kepolisian dari Satreskrim Polresta Cirebon sudah menangani sekitar 77 kasus yang berhubungan dengan anak dan perempuan.

“Data yang ada di Polresta, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan ada sekitar 77 kasus yang sudah ditangani dan kabupaten Cirebon masuk salah satu daerah dengan tingkat kekerasan terhadap anak dan perempuan yang cukup tinggi,” ujar Kapolresta Cirebon Kombes pol M Syahduddi, saat meresmikan rumah aman anak dan perempuan di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (14/6/2021).

Dikatakan Syahduddi, adanya rumah aman dan anak dan perempuan adalah sarana untuk memulihkan hak anak dari upaya kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan yang ada di Kabupaten Cirebon.

“Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita jamin hak-haknya, dan saat ini di Kabupaten Cirebon hak anak belum sepenuh nya diberikan, dan ini adalah tugas kita semua untuk bisa menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan,” tandasnya.

Adanya rumah aman untuk anak dan perempuan menurut Kapolresta, adalah harapan baru bagi kita semua untuk memberikan upaya perlindungan kepada anak dan perempuan yang ada di kabupaten Cirebon.

“Kami dari pihak kepolisian akan tetap konsisten untuk menekan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, dan upaya yang kami lakukan adalah melakukan kerjasama dengan pihak kejaksaan agar memberikan vonis maksimal kepada para pelaku kekerasan terhadap anak dan perempuan,” tambahnya.

Editor : Jhon