INDRAMAYU (CU) – Sudah sepekan, lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi di Kabupaten Indramayu.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara pun tidak menampik kondisi demikian.

Menurut Deden Bonni Koswara, lonjakan kasus ini mulai terasa sejak 7 Juni 2021 sampai dengan sekarang.

“Sekarang total kasus sudah 9.092 orang, ada penambahan 54 orang pada hari kemarin Minggu (13/6/2021),” ujar dia, Senin (14/6/2021).

Deden Bonni Koswara mengungkap lonjakan kasus Covid-19 bisa terjadi di Kabupaten Indramayu.

Dalam hal ini, ia menampik lonjakan kasus disebabkan oleh pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 2 Juni 2021 kemarin.

Menurutnya, lonjakan kasus ini justru disebabkan oleh kerumunan dan liburan yang dilakukan oleh masyarakat.

Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan pun dinilai sudah sangat kurang.

“Yang paling bahaya, sekarang ini ketidakpedulian masyarakat terhadap Covid-19 semakin tinggi,” ujar dia.

Lonjakan kasus yang terjadi di Kabupaten Indramayu pun dapat terlihat dari jumlah pasien yang sekarang ini menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Jumlahnya sampai dengan hari kemarin, ada sebanyak 705 pasien yang masih menjalani perawatan.

Angka pasien yang meninggal dunia pun semakin tinggi, ada penambahan sebanyak 9 orang meninggal kemarin.

Sehingga total pasien yang meninggal dunia tercatat ada sebanyak 219 orang.

“Intinya kita harus bersama-sama, berkolaborasi dan bersatu padu dalam menghadapi Covid-19 ini,” ujar dia.

Editor : Jhon